Awal Mula Muncul 20 Sifat Allah (Asy'ariyah) 🔵 Ustadz Dr. Sufyan Baswedan, Ma.
- Abu Hasan Al Asy'ari adalah orang yang melewati 3 jenjang dalam hidupnya,
- Abu Hasan Al Asy'ari dijadikan anak tiri Abu Ali Al Jubba'i (dedengkot Mu'tazillah),
- Fase Pertama Abu Hasan terkontaminasi dengan Akidah Mu'tazillah, akidah Mu'tazillah dalam Bab Sifat dia menafikan sifat-sifat Allah dan hanya menetapkan nama, jadi nama kosong, nama tidak memakai sifat
- Kemudian Abu Hasan berinteraksi dengan Ahlusunnah tetapi belum benar-benar pindah ke ahlusunnah,dia mulai tersandarkan dengan Bid'ah nya Mutazillah dan dia berusaha membantah Mu'tazillah tapi tidak menggunakan metodologi ahlusunnah tetapi menggunakan metodologi ilmu kalam (filsafat) sehingga terjadi kontradiksi dan sayangnya ini yang lebih Populer, ini yang dijadikan referensinya akidah ahlusunnah.
Intinya akidah Asy'ari ini mengedepankan akal/logika dan menomorduakan Dalil, Mereka akan terima Dalil jika bisa dicerna dengan Akal
kalau tidak bisa mereka akan membuat konsep menurut akal mereka dan konsep ini rumit sekali, contohnya : Mukhalafatu lil hawaditsi Allah SWT berbeda dengan semua makhluk ciptaan-Nya, karena memang bukan dari qur'an dan sunnah tetapi dari Filsafat dikembangkan
Sifat Allah banyak bukan hanya 20 ,kenapa yang ini (wujud, alqidam, albaqo) diterima sebagai sifat yang lain mustahil bagi Allah ? apa yang tidak mustahil bagi Allah ?
Akal Manusia (setiap orang berbeda), kalau akal manusia dijadikan sebagai tolak ukur akhirnya versinya menjadi banyak, yang dianggap masuk akal oleh sebagian orang dianggap tidak masuk akal oleh orang lain , contoh : Peristiwa isro apakah masuk akal menurut Abu jahal ? tidak. tetapi menurut Abu bakar masuk akal, kalau begitu DALIL saja yang dijadikan tolak ukur, kalau akal tidak bisa mencerna memang itulah konsep keimanan jangan semua konsep keimanan disuruh paham.
Ilmu Kalam mulai meracuni kaum Muslimin seiring dengan diterjemahkannya kitab-kitab kaum muslimin di masa Daulah Abasiyyah
Komentar
Posting Komentar