SEJARAH KEMUNCULAN SYIAH - USTADZ HUMAIROH
- Umatku akan terpecah menjadi 73 kelompok, semua terancam neraka kecuali 1 kelompok,
- Umat ada 2 :
1. Ummatu da'wah (umat yang harus kita da'wahi),
2. Ummatul istijabah (umat yang sudah menerima Islam)
- Kelompok/Sempalan yang keluar dari Ahlusunnah awalnya berasal dari 6 :
1. Ahlusunnah wal Jama'ah (Firqotunnajiyah),
2. Khawarij,
3. Syi'ah,
4. Jahmiyah,
5. Murji'ah, dan
6. Qodariyyah.
SYI'AH
Syi'ah ini pecahannya banyak, para ulama mengatakan ada 70 Syi'ah. Mereka berselisih sampai tingkat aqidah (menyesatkan 1 dengan yang lainnya). Diantara kelompok mereka yang paling besar Syi'ah Ismailiyah, Syi'ah Itsna Askariyah (Rofidhoh), Syi'ah Bathiniyah, Syi'ah Zaidiyah, Syi'ah Nushairiyah,
Syi'ah zaman sekarang mengarah kepada Syi'ah Itsna Askariyah yang ada di Iran (mengimani 12 Imam diakhiri dengan muhamad hasan alaskari yang konon ketika masih bayi karena takut dibunuh diletakkan di sirdaab, irak) dan kelak akan muncul di akhir zaman sebagai mahdil muntador. Orang-orang syi'ah sekarang menggedor-gedor goa itu agar keluar
Sedangkan Syi'ah kecil : Hasyimiyah, Zuhriyah,dll.
Dengan pecahnya syi'ah-syi'ah ini kita bisa menilai bahwa Syiah ini bukan kelompok yang selamat, tapi kelompok yang bermasalah. Ketika Syi'ah berpecah maka agamanya memang bukan dari Allah.
SEKILAS SEJARAH SYI'AH
Pada dasarnya mereka bukan kelompok aqodiyyah (akidah khusus yang bertentangan dengan ahlusunnah), murni 100 % gerakan politik, mereka suka mendukung pemimpin ini dan tidak suka mendukung pemimpin lainnya, akhirnya mereka melakukan pemberontakan, di awal-awal tidak ada Mesjid Syi'ah dan Mesjid Sunnah.
Ketika Nabi meninggal dunia, Muhajirin dan Anshor sepakat ingin memilih Sa'ad bin Ubadah sebagai penggantinya, tetapi datang Abu bakar, umar, dan Abu Ubaidah mengatakan bahwa : Pemimpin itu harus dari Quraisy. Akhirnya orang-orang Anshor tidak berani lagi mengusung Sa'ad bin Ubadah, justru kompak membaiat Abu Bakar. (2 Tahun 6 Bulan).
Abu Bakar meninggal dunia dan berwasiat kepada Umar untuk menggantikannya, dizaman Abu Bakar belum ada Syi'ah. Lalu Umar menjadi Khalifah ke-2 dan mendapatkan gelar pertama dalam Islam (Amirul Mukminin) Umar berkuasa (10 Tahun 6 bulan). Umar meninggal Syahid ditusuk oleh seorang Majusi Abu Lu'lu'ah saat mengimani Sholat Shubuh, maka ketika itu Umar memilih Dewan Syuro untuk menggantikan siapa yang layak sepeninggalnya, kemudian Dewan Syuro ini menobatkan Utsman bin Affan menjadi Kholifah setelah Umar bin Khattab. Umar berkuasa selama 12 Tahun, UMAR dibunuh oleh orang-orang Abdullah bin Saba seorang penghasut dan cikal bakal Syi'ah ini.
Setelah utsman meninggal, Khalifah jatuh kepada Ali (karena tidak ada yang lebih mulia saat itu diantara para sahabat kecuali Ali), bahkan ketika itu Mu'awiyyah yang tidak membaiat Ali, dia tidak memproklamirkan diri menjadi Khalifah, sampai terjadi perang siffin kemudian berdamai tetap saja Ali menjadi khalifahnya Mua'wiyyah dan muawiyyah menjadi Gubernur di Syam.
Di zaman Ali banyak terjadi perang : perang Siffin, Jamal, Nahrawan, karena Fitnah di zaman Ali luar biasa.
Ketika telah terjadi perang Siffin, muncul 1 firqoh namanya : Khawarij (memusuhi Ali) Setelah perang siffin ini juga muncul firqoh ke-2 yaitu Syi'ah yang dikepalai oleh Abdullah bin Saba.
Abdullah bin Saba ini seorang Yahudi yang berpura-pura masuk Islam di zaman utsman di akhir-akhir, Abdullah menggerakkan anak muda untuk melakukan pemberontakan.
ABdullah bin Saba membuat orang-orang fanatik kepada Ali, bahkan ada 1 gerakan yang sampai Menuhankan Ali sampai datang kepada Ali dan mengatakan : "Engkau Tuhan", tentu Ali berusaha mendawahi mereka tetapi mereka terus dengan pendiriannya.
Dari sini Ali membuat parit api, orang-orang yang Menuhankan dirinya semuanya ditangkap, Ali membuat 2 pilihan ------------17:31----------
Komentar
Posting Komentar