- Umatku akan terpecah menjadi 73 kelompok, semua terancam neraka kecuali 1 kelompok, - Umat ada 2 : 1. Ummatu da'wah (umat yang harus kita da'wahi), 2. Ummatul istijabah (umat yang sudah menerima Islam) - Kelompok/Sempalan yang keluar dari Ahlusunnah awalnya berasal dari 6 : 1. Ahlusunnah wal Jama'ah (Firqotunnajiyah), 2. Khawarij, 3. Syi'ah, 4. Jahmiyah, 5. Murji'ah, dan 6. Qodariyyah. SYI'AH Syi'ah ini pecahannya banyak, para ulama mengatakan ada 70 Syi'ah. Mereka berselisih sampai tingkat aqidah (menyesatkan 1 dengan yang lainnya). Diantara kelompok mereka yang paling besar Syi'ah Ismailiyah, Syi'ah Itsna Askariyah (Rofidhoh) , Syi'ah Bathiniyah, Syi'ah Zaidiyah, Syi'ah Nushairiyah, Syi'ah zaman sekarang mengarah kepada Syi'ah Itsna Askariyah yang ada di Iran (mengimani 12 Imam diakhiri dengan muhamad hasan alaskari yang konon ketika masih bayi karena takut dibunuh diletakkan di sirdaab, irak) dan kelak akan m...
- Abu Hasan Al Asy'ari adalah orang yang melewati 3 jenjang dalam hidupnya, - Abu Hasan Al Asy'ari dijadikan anak tiri Abu Ali Al Jubba'i (dedengkot Mu'tazillah), - Fase Pertama Abu Hasan terkontaminasi dengan Akidah Mu'tazillah, akidah Mu'tazillah dalam Bab Sifat dia menafikan sifat-sifat Allah dan hanya menetapkan nama, jadi nama kosong, nama tidak memakai sifat - Kemudian Abu Hasan berinteraksi dengan Ahlusunnah tetapi belum benar-benar pindah ke ahlusunnah,dia mulai tersandarkan dengan Bid'ah nya Mutazillah dan dia berusaha membantah Mu'tazillah tapi tidak menggunakan metodologi ahlusunnah tetapi menggunakan metodologi ilmu kalam (filsafat) sehingga terjadi kontradiksi dan sayangnya ini yang lebih Populer, ini yang dijadikan referensinya akidah ahlusunnah. Intinya akidah Asy'ari ini mengedepankan akal/logika dan menomorduakan Dalil, Mereka akan terima Dalil jika bisa dicerna dengan Akal kalau tidak bisa mereka akan membuat konsep menurut ak...
ุงِْู ُُّูู َْููุณٍ َّูู َّุง ุนَََْูููุง ุญَุงِูุธٌۗ Setiap orang pasti ada penjaganya. ََْْููููุธُุฑِ ุงْูุงِْูุณَุงُู ู ِู َّ ุฎَُِูู Hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan. ุฎَُِูู ู ِْู ู َّุงุۤกٍ ุฏَุงٍِููۙ Dia diciptakan dari air (mani) yang memancar, َّูุฎْุฑُุฌُ ู ِْูۢ ุจَِْูู ุงูุตُّْูุจِ َูุงูุชَّุฑَุงِูุٕۤจِۗ yang keluar dari antara tulang sulbi (punggung) dan tulang dada. Allah adalah zat yang maha Rahim (penyayang), salah satu bentuk kasih sayangnya adalah Allah menjaga kita. َูุงَู َْูู ุงٰู َُُููู ْ ุนََِْููู ุงَِّูุง َูู َุงٓ ุงَู ِْูุชُُูู ْ ุนَٰููٓ ุงَุฎِِْูู ู ِْู َูุจُْูۗ َูุงُّٰููู ุฎَْูุฑٌ ุญِٰูุธًุง ََُّููู ุงَุฑْุญَู ُ ุงูุฑّٰุญِู َِْูู Dia (Ya‘qub) berkata, “Bagaimana aku akan memercayakannya (Bunyamin) kepadamu, seperti halnya dahulu aku telah memercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu? Allah adalah penjaga yang terbaik dan Dia Maha Penyayang di antara para penyayang.” Ketika kita masih segumpal air mani di perut ibu kita maka Allah menjaga kita, padahal posisi segumpal mani itu belum kokoh dalam rahim ...
Komentar
Posting Komentar